Terkadang tidur menjadi satu
pilihan mutlak, fait accompli
Aku dengan senang hati
melewatkan beberapa sekon dalam ketidaksadaran
Hanya sekadar untuk mengucapkan
selamat pagi untukmu dalam seulas senyum
Cukup menyenangkan bertemu
langsung denganmu di ruang monokrom
Tanpa ada jarum jam yang
mengingatkanku bahwa pertemuan ini semu, khayali
Mudah untukku mengeliminer
sub-sub resesif lain hingga akhirnya hanya tersisa kau, aku, dan hening yang
menghanyutkanku
Namun sulit, bahkan tidak
mungkin aku mensubtitusi imajinasiku ke dalam bentuk realita
Sebab keahlianku bukanlah
menyihir bayangan kosong yang melayang di sela-sela udara menjadi zat yang
tergenggam dalam kepalanku
Aku hanyalah penikmat
sketsamu, melukis imajimu di balik tatapan kaku, dan leluasa merangkai
keping-keping fenomenon dalam ruang hampa bernama mimpi
Sayangnya, aku tak memiliki
satu aksespun menuju solar plexus-mu
Andai saja bisa, akan ku
kloning endorfinku agar ia bisa berkembang biak di dalamnya
Agar kau turut mencicipi rasanya
tersesat dalam labirin yang kubangun di dalam batok kepalaku sendiri
Andai saja bisa, kau tentu
takkan pernah menyesal menjadi manusia yang bermimpi

hahaha "kau" aku tahu itu :)
ReplyDeletesepertinya semua orang tau -___-
ReplyDeletecieeeeeeeeeee cieeeeeeeeeeee
ReplyDelete