image1 image2 image3

HELLO I'M RARAA|WELCOME TO MY PERSONAL BLOG|LET THE WORDS BRING YOUR MEMORIES|'KEEP READING!

Last Letter, April 29th

Aku menulis surat ini sembari menyeruput udara musim panas, mengenang 3 tahun silam saat kita berpesta endorfin dalam satu titik bifurkasi.
saat itu kau menghampiriku di tepi sungai Seine, mengacaukan lamunanku tentang kedamaian kota Helsinki. Kau menanyakan pertanyaan-pertanyaan konyol seperti inspektur polisi. Kau mendongengkan kisah fantasi tentang negeri Marvel, kau meyakinkanku bahwa dunia sedang berkonspirasi untuk menjadikanku Ratu Atlantis. Kau juga memainkan nada-nada serupa Waltz dan aku nyaris melihat halo melayang di puncak kepalamu.
Meskipun kau tampak sporadis, konyol, dan idiot, selalu kuhirup rasa nyaman saat kau membawaku bertualang melewati Bimasakti. Detik itu aku yakin, superhero tidak hanya hidup di negeri Marvel, Atlantis bukanlah mitos kuno, dan malaikat bisa saja menjelma menjadi lelaki kecil.
Lalu, ada apa denganmu sekarang?
Kau ternyata bukanlah ksatria kuda putih dari Marvel yang tak gentar melawan raksasa. Kau bukanlah jelmaan malaikat yang tak pernah mengenal kesalahan. Kau juga bukanlah makhluk ajaib dari Atlantis.
Kau, sama seperti aku dan makhluk lain bernama manusia, tak pernah punya wewenang penuh untuk menguasai waktu. Kau, aku, dan makhluk lain bernama manusia pada akhirnya akan takluk pada satu entitas penuh kuasa bernama Takdir.
Jadi, disinilah aku. Merangkai satu terima kasih untukmu yang telah meminjamkan surga mungil untuk kita bagi bersama. Mungkin aku juga perlu meminta maaf atas nama detik yang telah kita bekukan. Maaf bila aku belum sempat mengabulkan satu permintaan terakhirmu: membekukan waktu selamanya. Kuharap kau mafhum bahwa aku tak punya satu kekuatanpun untuk melakukannya.
Sebelum aku mengakhiri tulisanku, aku ingin menyampaikan padamu, aku hanya bisa mendokumentasikan keajaiban-keajaiban yang tlah kita buat dalam satu kristal kecil. aku tak sempat menyimpannya dalam frame ataupun fim dokumenter.
Sekali lagi, terima kasih, Superhero!

Sincerely,
R

Share this:

CONVERSATION

5 comments:

  1. I like it, saya suka diksinya. :)

    ReplyDelete
  2. Ada serbukan putih di dekat kereta berwajah pelangi,
    Menimba peluh berdenyut mimpi.
    Pohon maple Canada berdenyut berlagak bening di timpah salju. Bukan itu saja ,ada pelangi di ujung gerimis .achh sedikit saja aku sudah ingin berhenti menulis di akhir titik tulis ,dikau Putri kecil dari biafra .

    ReplyDelete