Rumit!
Selalukah seperti ini?
Padahal yang aku (ingin) pahami hanyalah kita saling merindu,
bukannya menyaru menjadi sosok yang tidak saling tahu
Pelik!
Hatiku berdesir tempo hari kala momentum berhenti di satu titik
Akibat rindu yang terlalu menunggu sampai waktupun cemburu
Tapi kali ini, kata-katapun rasanya terlampau mengganggu
Bosan!
Ah, tapi "pergi" bukan kosakata yang tepat, kan?
Sampai larik malam mengaburkan ketidaktahuanku,
biarkan aku menunggu saja sampai senja melayu
...perihal cinta, tentu saja aku (masih) mencintaimu dengan diamku.
yaa, diam, dengan tanda seru.
CONVERSATION
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)

0 comments:
Post a Comment