Rupanya kau kesepian, Sayang
Kekasih-kekasihmu yang selalu bermanja di depanmu kini menjauh
Setelah segala kemewahan kau berikan dengan tulus
Mereka hanya menengokmu sejenak, tunaikan kewajiban, lantas pergi begitu saja. Jejaknya pun tak lagi berbekas
Miris sekali nasibmu, Sayang
Disaat segelintir kekasihmu yang setia mendandanimu hingga berkilau,
Kekasihmu yang lain malah enggan mendekat
Percuma saja kau cantik, tak ada lagi yang tertarik
Pesonamu mungkin saja sudah usang
Getir rasanya di dekatmu, Sayang
Dicampakkan begitu saja oleh kekasih-kekasihmu yang dulu begitu memujamu
Hanya karena diantara mereka tak mampu saling mengerti
Mungkin mereka cemburu atas cinta yang kau bagi, atau mereka sudah bosan denganmu?
Ada yang memilih tetap bersamamu, mencoba menata hatimu yang mulai hampa
Banyak yang pura-pura lupa kau ada, lantas melangkah tanpamu mencari hati yang lain
Meskipun mereka tak pernah (benar-benar) lupa
Tenanglah, Sayang
Tak peduli kekasih mana lagi yang datang dan pergi
Aku tetap mencintaimu dengan hatiku sendiri
Untuk cinta ketiga,
Setelah Tuhan dan Mama
CONVERSATION
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)

0 comments:
Post a Comment